Memperbaiki Rencana Investasi Masa Depan Saja

Mengenai perkembangan manusia, ia menekankan bahwa setiap orang harus diberdayakan, sehingga mereka dapat berkontribusi dan menjadi bagian dari proses pembangunan. Untuk alasan ini, Indonesia telah menyusun peta jalan untuk Kebijakan Ekonomi dan Pelatihan Kejuruan untuk 2017-2025. Untuk memaksimalkan manfaat ekonomi digital, reformasi struktural harus dilakukan. Reformasi ini diperlukan untuk meningkatkan investasi di bidang ekonomi digital, memberdayakan UKM, dan mempersiapkan pekerja terampil yang siap digital, Jokowi menambahkan.

Memperbaiki Rencana Investasi Masa Depan Saja. Di akhir pernyataannya, presiden menekankan bahwa pemerintah Indonesia akan terus berinvestasi dalam pengembangan manusia. Panggilan untuk energi bersih tumbuh di dunia. Energi bersih telah menjadi tujuan global. Negara-negara diingatkan untuk mengurangi atau menjaga pemanasan global di bawah dua derajat Celcius sebagaimana diatur dalam Perjanjian Paris. Klik jasa seo murah.

Panel Antar pemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) dalam laporan terbarunya, meminta sejumlah negara untuk lebih ambisius dalam target pengurangan emisi gas. Negara-negara yang tidak memiliki banyak hutan terutama diharapkan bekerja lebih keras untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Di Indonesia cepat atau lambat akan ada perubahan dalam penggunaan lahan, fungsi lahan dan fungsi hutan.

Banyak hal yang harus dipertimbangkan oleh suatu negara untuk mengubah jenis energi untuk konsumsi dari fosil menjadi energi terbarukan, yang jauh lebih bersih.

Duta Besar Denmark untuk Indonesia Rasmus Abildgaard Kristeensen mengatakan selain mengurangi emisi gas rumah kaca, berinvestasi dalam fasilitas terbarukan akan membuka banyak pekerjaan yang sangat dibutuhkan. Baca jasa seo.

Itu sama seperti yang terjadi di Amerika Serikat dan Cina, yang juga banyak berinvestasi dalam proyek-proyek energi terbarukan.

Alasannya terkait tidak hanya dengan perubahan iklim, Kristeensen mengatakan dalam diskusi panel menggunakan tema Visi dan Pengalaman dalam Transisi Energi menuju sistem energi rendah karbon di Forum Dialog Transisi Energi Indonesia 2018 yang diadakan oleh Institute for Essential Services Reform (IESR ) di Jakarta, minggu lalu.

Dia mengatakan Denmark memulai transisi menuju energi bersih di era 1970-an. Saat itu Denmark masih bergantung pada 90 persen pada minyak untuk energi, dan harga minyak melonjak di dunia. Oleh karena itu, pemerintah negara itu memutuskan untuk memotong impor bahan bakar fosil.

Kondisi ini mirip dengan apa yang dihadapi Indonesia saat ini, katanya, menambahkan, sebenarnya, alasannya bukan hanya emisi gas rumah kaca.

Alasannya bukan hanya perubahan iklim tetapi juga untuk mengurangi konsumsi energi, katanya.

Salah satu batu sandungan utama yang menghalangi transisi ke energi bersih seperti yang disebutkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, adalah biaya yang sangat besar untuk membangun fasilitas produksi energi terbarukan.




Leave A Comment